Valentine day, banyak mebawa kebaikan atau keburukan?

valentine1302a

Di momen terkasih ini kuberikan segenap jiwaku untukmu sayang

Di momen terkasih ini ku tinggalkan segala aktivitasku hanya untukmu sayang

Sayang kala ini  dunia serasa milik kita berdua

Kala ini ingin kumiliki  kau seutuhnya

Sebuah puisi yang mungkin terucap dari muda mudi yang sedang dimabuk cinta, yakinkah engkau dengan perkataan laki-laki itu?. Yakinkah engkau wahai perempuan tentang janji laki-laki itu?. Banyak perempuan yang mudah tergoda dengan rayuan laki-laki yang mungkin kadang baru beberapa menit dikenalnya sehingga, menyebabkan dia terjerumus dalam perbuatan zina.

14 Februari, satu momen yang katanya orang momen hari kasih sayang. Tapi sayang, sejarah mengapa 14 Februari diperingati sebagai hari kasih sayang tak banyak yang tahu. Sebagai seorang muslim janganlah melakukan sesuatu yang belum jelas kebenarannya dan belum jelas pula asal-usulnya. Seperti yang telah Allah firmankan dalam kalamNya :

“ Dan janglah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabnya”. (Surah Al-Isra : 36)

Sahabat Gamais, yuk selalu memperdalam ilmu kita biar nggak terjerumus pada hal kejelekan atau bahkan yang menimbulkan dosa.

Yuk simak mengenai sejarah valentine, . Valentine sebenarnya adalah seorang martyr (dalam Islam disebut ‘Syuhada’) yang kerana kesalahan dan bersifat ‘dermawan’ maka dia diberi gelaran Saint atau Santo.

Pada tanggal 14 Februari 270 M, St. Valentine dibunuh karena pertentangannya (pertelingkahan) dengan penguasa Romawi pada waktu itu iaitu Raja Claudius II (268 – 270 M). Untuk mengagungkan dia (St. Valentine), yang dianggap sebagai simbol ketabahan, keberanian dan kepasrahan dalam menghadapi cubaan hidup, maka para pengikutnya memperingati kematian St. Valentine sebagai ‘upacara keagamaan’.

Tetapi sejak abad 16 M, ‘upacara keagamaan’ tersebut mulai beransur-ansur hilang dan berubah menjadi ‘perayaan bukan keagamaan’. Hari Valentine kemudian dihubungkan dengan pesta jamuan kasih sayang bangsa Romawi kuno yang disebut “Supercalis” yang jatuh pada tanggal 15 Februari.

Setelah orang-orang Romawi itu masuk agama Nasrani(Kristian), pesta ‘supercalis’  kemudian dikaitkan dengan upacara kematian St. Valentine. Penerimaan upacara kematian St. Valentine sebagai ‘hari kasih sayang’ juga dikaitkan dengan kepercayaan orang Eropah bahwa waktu ‘kasih sayang’ itu mulai bersemi ‘bagai burung jantan dan betina’ pada tanggal 14 Februari.

Dalam bahasa Perancis Normandia, pada abad pertengahan terdapat kata “Galentine” yang bererti ‘galant atau cinta’. Persamaan bunyi antara galentine dan valentine menyebabkan orang berfikir bahwa sebaiknya para pemuda dalam mencari pasangan hidupnya pada tanggal 14 Februari. Dengan berkembangnya zaman, seorang ‘martyr’ bernama St. Valentino mungkin akan terus bergeser jauh pengertiannya(jauh dari erti yang sebenarnya). Manusia pada zaman sekarang tidak lagi mengetahui dengan jelas asal usul hari Valentine. Di mana pada zaman sekarang ini orang mengenal Valentine lewat (melalui) greeting card, pesta persaudaraan, tukar kado(bertukar-tukar memberi hadiah) dan sebagainya tanpa ingin mengetahui latar belakang sejarahnya lebih dari 1700 tahun yang lalu.

Ada beberapa hal yang bisa disimpulkan dari sejarah valentine. Valentine merupakan budaya barat yang asal-usulnya banyak mengalami perdebatan dan alih-alih sebuah perayaan yang bisa merusak keimanan seorang muslim dan menjerumuskannya kedalam lembah kenistaan.

Sahabat, coba renungkan seberapa besar manfaat yang kita dapat dalam momen valentine . Coba tanyakan pada diri kita, berapa banyak uang yang kita habiskan untuk sekadar merayakan hari valentine?. Berapa banyak kerugian yang kita dapat setelah kita merayakannya?. Sudahkah kita mencintai pencipta kita melebihi segala yang Dia ciptakan?.

Evaluasi diri adalah kuncinya, cinta bukanlah hal yang mudah ditinggalkan tapi cinta bisa diatur atau bahasa kerennya di manage. Perbaiki cintamu, karena sesungguhnya yang wajib kita cintai dengan sebenar-benarnya cinta hanyalah Allah semata.

Bagi sahabat yang sudah terlanjur terjerumus dalam indahnya cinta dunia ada nasehat-nasehat yang sangat dianjurkan:

  1. Perbaiki niatmu dalam melakukan segala hal (apakah itu kelak membawamu pada kebaikan? )
  2. Lebih mendekatkan diri pada Allah (karena Allah adalah tujuan cinta kita yang pertama)

Kesimpulannya, Tidakkah sahabat tau segala hal tentang dirimu?, mana yang baik atau mana yang buruk. Silahkan memutuskan sendiri mau mengantarkan diri pada kebaikan  atau keburukan? . (diana)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s